Aceh Siapkan 100 Ha Lahan Bangunan Venue PON 2024

halaman7.com – Banda Aceh: Pemerintah Aceh siap menyediakan sarana dan prasaran serta telah menyiapkan 100 hektar lahan untuk pembangunan venue dan stadion utama olahraga sebagai tuan rumah Porwil dan PON.

Ini bentuk dukungan Pemerintah Aceh atas penyelenggaraan dua multi even olahraga regional dan nasional yaitu Porwil XI Sumatera 2023 di Aceh dan PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara.

Dukungan itu disampaikan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan, SDM dan Hubungan Kerjasama, Darmansah SPd pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) KONI se Sumatera, di salah satu hotel berbintang di Banda Aceh, Jumat 13 Maret 2020 malam.

Nova mengajak semua pihak yang terlibat untuk menjaga dua multi even olahraga dengan melakukan tahapan-tahapan persiapan mulai sekarang, sehingga bisa terlaksana dengan baik.

Untuk itu, Plt Gubernur Aceh ini mengatakan, kegiatan Rakor dapat menghasilkan kebijakan untuk pelaksanaan Porwil yang baik di Aceh, karena multi event olahraga se-Sumatera tersebut menjadi cerminan pagelaran PON XXI/Aceh-Sumatera Utara.

Sebelumnya, Rakor akan dibuka langsung Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Namun pada waktu bersamaa tiba-tiba Nova ada acara dengan tim Bappenas yang tiba Banda Aceh kemarin sore, sehingga Rakor KONI se Sumatera ini dibuka Wakil Ketua Umum II KONI Pusat,  Mayjen TNI (Purn) Soedarmo.

Soedarmo mengapresiasi Rakor yang telah lebih awal dilaksanakan, sehingga pagelaran Porwil di Aceh akan lebih baik.

Menurut Soedarmo, Porwil X di Bengkulu, Oktober tahun lalu sudah baik, namun dalam Rakor ini tentunya ada regulasi yang perlu diperbaiki, sehingga pelaksanaan Porwil di masa mendatang akan lebih baik.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf menghrapkan, Rakor dapat berjalan lancar dan menghasilkan regulasi lebih baik untuk pagelaran Porwil di Aceh pada 2023.

Ketua panitia, Teuku Rayuan Sukma menjelaskan, Rakor membahas sejumlah regulasi Porwil, diantaranya soal mutasi atlet, penentuan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dan penetapan Kaukus KONI se Sumatera.[ril/red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *