Walikota: ODP Tidak Berbahaya tapi Tetap Waspada

halaman7.com – Banda Aceh: Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman menyatakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Covid-19 tidaklah berbahaya, namun warga diminta tetap siaga dan waspada di tengah pandemi corona atau Covid-19 yang kini melanda.

Dari data Dinas Kesehatan kota, hingga Jumat 3 April 2020, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Banda Aceh terus bertambah. Saat ini ODP di Banda Aceh menjadi sebanyak 404 orang dan 52 orang diantaranya dinyatakan selesai dalam pemantauan.

“Kini 352 orang sisa tersebar di seluruh kecamatan di Banda Aceh,” ujar Aminullah.

Walikota meminta warga untuk terus menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas diluar rumah. Kalaupun ada yang beraktivitas tetap menjaga jarak 5 kaki atau 1 sampai 1,5 meter dan memakai masker.

“Di lingkungan masing-masing, saya harap para warga terus terapkan physical distancing jika berkomunikasi dengan yang lainnya, jangan ada yang ambil risiko, hindari kontak langsung dengan ODP,” kata Aminullah, lewat video conference.

Aminullah juga meminta para warga untuk tidak panik atas informasi ODP tersebut. Warga cukup lakukan instruksi sesuai prosedur yang telah diimbau. Biasakan mencuci tangan dengan sabun usai beraktivitas dan sebelum menyentuh bagian wajah intinya.

“ODP ini tidak membahayakan, hanya saja mereka harus melalui masa 14 hari dalam karantina mandiri, kebanyakan dari mereka adalah negatif. Namun kita harus tetap waspada,” ujar Aminullah.

Sekedar informasi, Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) Corona atau COVID-19 di Aceh, hingga Kamis 2 April 2020, tercatat sebanyak 1.003 kasus. Ada penambahan sebanyak 110 kasus dibandingkan sehari sebelumnya.

Baca Juga: ODP di Aceh Tembus Angka 1.000 Kasus

“ODP yang telah selesai pemantauan sebanyak 192 kasus, dan 811 ODP lainnya masih dalam proses pemantauan petugas kesehatan,” kata Juru Bicara COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani atau yang akrap disapa SAG ini.[ril/red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *