Lepas Keterisolasian Enam Desa, Pemkab Aceh Timur Bangun Jalan Alternatif

halaman7.com – Pante Bidari: Pemerintah Kabupaten  Aceh Timur akhirnya membangun jalan alternatif sepanjang satu kilometer di Desa Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur.

Pasalnya, jalan antar desa yang menghubungkan ke pusat ibukota kecamatan amblas sepanjang hampir 50 meter. Akibat erosi sungai, jalan antar desa amblas dan saat ini sudah diberikan garis polisi untuk menghindari ancaman pengguna jalan.

“Solusinya kita melakukan pembersihan kebun warga untuk dibuat jalan altrenatif, sehingga warga di enam desa tidak terkurung,” kata Bupati Aceh Timur Hasballah HM Thaib disela-sela meninjau erosi sungai di Desa Pante Rambong, Lhoknibong, Aceh Timur, Senin 22 Juni 2020.

Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrap disapa Rocky itu meminta masyarakat tidak perlu resah, karena dirinya melalui pihak kecamatan akan terus memantau perkembangan erosi sungai tersebut.

INFO Terkait:

Namun disisi lain pihaknya mengakui curah hujan masih tinggi didaerah pegunungan Blang Seunong dan sekitarnya, sehingga tak tertutup kemungkinan arus sungai masih deras.

Sebagai Kepala Daerah, Bupati Rocky berharap Pemerintah Desa (Pemdes) untuk merelokasi sejumlah rumah yang berdekatan dengan erosi sungai di Desa Pante Rambong. Hal itu penting guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti erosi yang lebih besar hingga mengakibatkan rumah warga ambruk ke sungai.

Bupati juga minta pihak kecamatan bersama unsur muspika lainnya terus mengawasi pembersihan jalan alternatif yang sedang dilakukan pihak BPBD, sehingga diharapkan dua atau tiga hari kedepan sudah bisa dimanfaatkan dan arus transportasi tidak lagi terkendala.

“Kita akan laporkan kondisi erosi DAS Arakundo ini ke instansi terkait, sehingga bisa segera ditangani,” ujar Bupati Rocky.

Dalam kunjungan itu hadir antara lain Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, Plt Asisten III Setdakab Aceh Timur M Reza Rizki SH MSi, Kepala Dinas Kesehatan Sahminan, SKm, MKes. Kepala Satpol PP & WH Aceh Timur, Teuku Amran MM, dan Wakapolres Aceh Timur Kompol Warosidi, serta Kabag Ops Polres Aceh Timur AKP Salmidin.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *