FPRM Minta Bupati Atam Selamatkan Wisata Kaloy

halaman7.com Aceh Tamiang: Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Nasruddin meminta Bupati Aceh Tamiang menyalamatkan kawasan wisata di Kaloy Tamiang Hulu. Kondisi saat ini sedang di rambah  batu kapur oleh sebuah perusahaan dengan menggunakan alat berat.

Menurut amatan pihaknya, di kawasan Desa Kaloy ini sangat banyak objek wisata yang belum di kelola secara serius. Padahal ini merupakan investasi yang sangat menjanjikan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar dan Aceh Tamiang umumnya.

“Salah satunya ada di Sungai Kaloy terdapat air panas yang keluar dari kaki Bukit Kapur yang saat ini bukit tersebut sedang dikerok oleh perusahaan,” ujar Nasruddin, Jumat 21 Agustus 2020.

Karena aktivitas penegerukan bukit oleh perusahaan ini, FPRM meminta dinas terkait segera hentikan pengrusakan objek wisata di Kaloy. Bahkan ada indikasi perusahaan tersebut tidak memiliki izin galian C dari Pemerintah.

“Jangan biarkan kerusakan alam ini terjadi terus menerus akibat di jarah perusahan sawit maupun perusahaan tambang di Aceh Tamiang,” sebut Nasruddin.

Jarah Hutan Lindung

Bahkan dari hasil investigasi pihaknya. Ada perusahaan yang diduga ikut menjarah areal hutan lindung  dan di jadikan lahan perkebunan maupun pertambangan.

Terkait aktivitas perusahaan ini, yang menjadi pertanyaan pihaknya dan publik kemana Dinas (SKPK) terkait selama ini di Aceh Tamiang.

Ngapain saja mereka. Apakah mereka juga diduga menikmati “upeti” dari perusahaan tersebut,” sebut Nasruddin penuh tanya.

Lanjut Ketua FPRM ini, sudah saatnya semua anak bangsa harus perduli dengan lingkungan sekitar. Jangan biarkan segelintir orang menikmati hasil alam untuk kepentingan pribadi.

“Karena itu pula. Peran serta masyarakat sangat di butuhkan untuk manjaga kelestarian alam yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita ke depan,” tutup Nasruddin.[ril |Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *