Perang Melawan Covid-19, Atam Berlakukan Kebijakan Ketat

halaman7.com Aceh Tamiang: Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tamiang menggelar memberlakukan kebijakan ketat dalam penjagaan pintu masuk perbatasan Aceh- Sumatera Utara.

Kepada setiap armada baik itu angkutan umum atau pribadi, roda empat atau roda dua. Setiap melintas di wilayah perbatasan Aceh-Sumut harus melampirkan dua jenis surat keterangan.

Pertama, surat keterangan kesehatan dari Fasilitas Kesehatan (Faskes) setempat atau surat keterangan rapid test. Kedua surat keterangan perjalanan dari Datok Penghulu (Kepala Desa) atau lembaga yang menugaskan.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan SIK, Rabu 12 Agustus 2020, mengatakan kepala daerah secara serius telah melakukan upaya-upaya dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Pada rapat bersama segenap jajaran dalam lingkup Pemkab Aceh Tamiang telah menyepakati untuk selalu berkoordinasi dalam hal ini. Penerapan awal menurutnya harus dilakukan dengan mewajibkan penggunaan masker dan patuhi protokol kesehatan.

Selain itu, langkah yang akan diambil nantinya untuk mengedukasi masyarakat dengan membuat toa informasi di pusat-pusat keramaian. Tujuannya agar masyarakat mengetahui informasi Covid-19 secara global, nasional dan lokal.

Sementara Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita menyampaikan dari tingkat atasan sampai jajaran di bawah telah berkoordinasi untuk mengimbau masyarakat patuhi protokol kesehatan.

Dandim dan Kepala BPBD Aceh Tamiang saat temu pers.

Beberapa masukan dan saran disampaikan, secara umum, mereka meminta untuk menjaga perbatasan tidak saja digerbang perbatasan. Tapi jalan-jalan tikus yang ada juga harus dijaga. Sehingga dalam menjalankan amanah dari pusat benar-benar serius.

Dari penjagaan yang pernah dilakukan dahulu menjelang Idul Fitri. Saat ini Pemkab bersama Polri, TNI dan segenap jajarannya tinggal menyempurnakan kekurangan-kekurangan secara teknis. Sehingga apa yang sama-sama diharapkan benar benar terwujud dan kasus covid-19 secara umum di Aceh menurun perlahan.

“Gugus tugas sendiri, saat ini sedang menyusun sanksi bagi para pelanggar yang tidak menggunakan masker,” tegas Dandim.

Kepala BPBD Aceh Tamiang Syahri SP menyampaikan pada Hari ini, Kamis 13 Agustus 2020 Pemkab Aceh Tamiang akan menyelenggarakan Vidcon dengan Pemerintah Aceh. Hal ini terkait sanksi hukuman yang akan diberlakukan bagi yang melanggar aturan tidak menggunakan masker.

“Posko akan kita buat segera. Kepada personel petugas perbatasan agar bisa secara ketat memantau penumpang. Mereka diturunkan 50 meter sebelum dan sesudah pintu perbatasan,” harap Syahri.[Antoedy]

Satu tanggapan untuk “Perang Melawan Covid-19, Atam Berlakukan Kebijakan Ketat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *