Diduga jadi Ajang Judi Online, WH Grebek Warnet

halaman7.com  Aceh Tamiang: Tim Satpol PP Dan WH Kabupaten Aceh Tamiang menggrebek satu Warung Internet (Warnet) di  Tualang Cut Manyak Payed, Sabtu 5 September 2020 dini hari.

Warnet ini diduga memfasilitasi permainan judi online. Pengrebekan Warnet ini dipimpin Kabid Penegakkan Syariat Islam, Syahrir Pua Lapu. Penggrebekan itu dilakukan berdasarkan informasi adanya aktivitas yang meresahkan masyarakat di salah satu warnet di kawasan Tualang Cut ini.

“Ternyata benar. Saat petugas bergerak ke lokasi mendapati enam warga dan seorang operator warnet diduga sedang asyik melakukan aktifitasnya,” sebut Syahrir.

Kini keenam warga dan seorang operator berserta sejumlah barang bukti diboyong ke Kantor Satpol PP dan WH Aceh Tamiang. Guna dimintai keterangan lebih lanjut. Lima orang tersebut diantaranya warga Manyak Payed dan seorang warga Kecamatan Seruway.

Hukuman Cambuk

Jika dari hasil pemeriksaan nantinya mereka terbukti melanggar Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat melakukan permainan judi online. Maka masing-masing terduga akan di kenakan sanksinya.

Sementara bagi orang yang menyediakan fasilitas atau membiayai Jarimah Maisir, sesuai pasal 20 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014, terancam saksi uqubat ta’zir cambuk 45 kali atau denda 450 gram emas murni.

Begitu pula, bagi pelaku Jarimah Maisir dengan nilai taruhan atau keuntungan sesuai pasal 18 dan 19 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 diancam uqubat ta’zir cambuk sebanyak 12-30 kali cambukan.[ril |Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *