DPRA Jangan Plin Plan dengan Keputusan Banggar

halaman7.com – Banten: DPRA melalui Badan Anggaran (Banggar) menolak laporan pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2020. LPj tersebut bernilai Rp17 triliun lebih.

Penolakan itu menurut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Banggar DPRA, Azhar Abdurrahman, di depan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam rapat paripurna di gedung utama DPRA, Kamis 19 Agustus 2021.

Sidang yang dipimpin Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin dengan tegas menolak LPJ APBA 2020. Menurut Tarmizi Age, ini suatu kesepakatan yang baik. Karena menurut informasi seluruh wakil fraksi yang hadir menyetujuinya dalam banggar.

“Menyangkut LPJ diharap tidak ada fraksi yang plin plan dengan keputusan Banggar saat paripurna akhir nantinya. Jangan sampai terlihat suatu sikap yang menggonta-ganti keinginan atau pilihan,” tegas tokoh muda Aceh yang kini menetapa di Banten, Jumat 20 Agustus 2021.

Dikatakan, DRPA dipilih rakyat karena dianggap mampu. Jangan kemudian karena keputusan yang plin plan akan dikaitkan dengan ketidak mampuan seseorang dalam mengambil keputusan. Ini penting, ini adalah urusan rakyat.

“DPRA itu adalah utusan rakyat. Jangan lupakan itu,” ujar Tarmizi Age seakan mengingatkan anggota dewan terhormat tersebut.

Mantan Aktivis Gerakan Aceh Merdeka (GAM ) di Denmark itu, ingin DPRA sebagai anggota parlemen untuk satu hati kali ini. Apakah menerima atau menolak. Ini harus ditempuh secara bersama-sama.

“Kami ingin melihat seluruh anggota DPRA bersatu dan bersama kali ini demi rakyat,” tutup Tarmizi Age yang tak pernah henti-henti menyuarakan pendapatnya tentang Aceh.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *