Ini 7 Menteri yang akan di Reshuffle Jokowi, Satu Menteri Asal Aceh   

halaman7.com – Jakarta: Isu pergeseran jajaran kabinet semakin menguat. Hal ini menyusul bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam partai koalisi pendukung pemerintah, Rabu 25 Agustus 2021.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunnetwork, reshuffle terbatas bakal dilakukan pada sekitar September mendatang. Berdasarkan informasi yang dihimpun pula terdapat sekira tujuh kementerian yang dikabarkan bakal terkena reshuffle. Guna mengakomodasi masuknya PAN maupun karena masalah kinerja.

7 Kementerian yang dimaksud antara lain:

  • Menteri koperasi dan UMKM
  • Menteri Perhubungan
  • Menteri Pertanian
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
  • Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
  • Menteru Agraria dan tata ruang/badan pertanahan nasional (ATR/BPN)
  • Kepala staf presiden

Isu reshuffle ditanggapi secara beragam oleh partai-partai politik pendukung pemerintah. Seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang menekankan bahwa munculnya isu reshuffle muncul sebagai konsekuensi bergabungnya PAN. PPP enggan larut dalam isu tersebut, sebab reshuffle merupakan hak prerogatif presiden.

“Soal reshuffle sesuai dengan ketentuan perundang-undangan itu hak prerogatif presiden Jokowi. Kalau kemudian isu reshuffle mencuat gara-gara masuknya PAN itu namanya konsekuensi politik,” ujar Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, ketika dihubungi, Jumat 27 Agustus 2021.

Baidowi menyinggung presiden biasanya melakukan reshuffle berdasarkan indeks parameter kerja. Artinya, reshuffle dilakukan dengan mengukur dan mengevaluasi kinerja kabinetnya, bukan dasar yang lain.

PPP, kata dia, juga tidak melakukan pergerakan atau konsolidasi sama sekali kepada pemerintah terkait isu reshuffle. Bertambah atau tidaknya jumlah kader di jajaran kabinet dikatakan hak pregoratif presiden.

Senada, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga enggan berandai-andai soal siapa yang akan diganti dan masuk ke kabinet. Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid pasti lebih mengetahui kinerja dan tantangan kabinet saat ini.

“Kami PKB akan dukung apapun yang menjadi keputusan presiden (terkait isu reshuffle, – red),” kata Jazilul, ketika dihubungi.

Meski salah satu kadernya duduk di kementerian yang diisukan bakal terkena perombakan, PKB tak mempermasalahkan. Bagi mereka, jika reshuffle terjadi itu demi kemaslahatan bersama.

Sementara Partai Golkar tak banyak berkomentar perihal isu reshuffle. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Paulus mengatakan selama pertemuan tujuh parpol dengan presiden tak ada pembahasan mengenai perombakan kursi menteri.

“Yang jelas kemarin tidak membahas itu (reshuffle), katakan PAN minta apa, kemudian presiden memberikan apa, tidak ada,” ujar Lodewijk.

Lodewijk lantas hanya menyampaikan bergabungnya PAN akan menguatkan pengambilan keputusan agar lebih bulat lagi di parlemen.

“PAN sudah bergabung dengan koalisi ini sehingga diharapkan solidaritas lebih bagus. Keputusan-keputusan terutama di DPR bisa lebih kuat lagi,” ujarnya.

Lain halnya dengan Gerindra yang terdapat perbedaan cara penyampaian oleh kadernya. Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan partainya menyerahkan sepenuhnya masalah reshuffle kepada presiden.

“Kalau bicara reshuffle saya sudah berulang-ulang bahwa itu hak prerogatif dari presiden. Dan kami tidak mau berandai andai dan semua kita serahkan kepada presiden,” kata Dasco.

Risiko besar

Direktur Eksekutif Lingkaran Mardani Ray Rangkuti mengatakan ketika perombakan jajaran menteri dilakukan karena kinerja maka akan ada partai yang merasa ditinggalkan dan kecewa.

Berdasarkan kabar tujuh kementerian yang bakal dirombak, terdapat kader PKB dan NasDem disana. Namun ‘menyingkirkan’ PKB dan NasDem demi mengakomodasi PAN disebut berisiko besar bagi Jokowi.

“Anggota kabinet dari parpol NasDem disebut akan ditinjau. Kalau dilihat skema di atas, PKB juga akan kena. Terlalu beresiko secara politik mengabaikan NasDem dan PKB dengan memasukan PAN. Bisa rugi besar,” ujar Ray, ketika dihubungi.[sumber: Tribunnetwork | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *