Zona Merah: Aceh Tamiang Mencekam, Larang Pesta dan Tahlil

halaman7.com – Aceh Tamiang: Status zona merah membuat Aceh Tamiang mencekam. Untuk itu, Forkopimda mengambil keputusan tegas untuk melarang dilakukannya pesta perkawinan dan tahlil bagi warga yang meninggal akibat Covid-19.

Keputusan itu diambil setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tamiang  Drs Asra melakukan Rakor dengan para camat dan unsur Forkopimcam serta seluruh Kepala Puskesmas, Kamis 26 Agustus 2021 di Aula Setdakab setempat.

Rakor ini menghasilkan beberapa keputusan dalam menekan kenaikan kasus Covid-19 yang semakin mencekam. Keputusan tersebut diantaranya, mulai 1 September 2021 pelaksanaan pesta tidak diperbolehkan dan akan dikawal ketat Aparat Keamanan.

Selanjutnya, keluarga yang meninggal dengan sebab positif Covid-19. Diimbau agar pihak keluarga tidak melaksankan tahlil di rumah. Melainkan dipindahkan ke masjid atau meunasah.

Sementara dalam pelaksanaan pemulasaran jenazah di RSUD. Diwajibkan melibatkan keluarga, namun jenazah tidak diperkenankan untuk dibawa ke rumah. Hanya boleh di shalatkan di masjid atau di kuburan atau ditempat terbuka. Dengan catatan, jenazah tetap di mobil ambulans.

INFO Terkait:

Sanksi

Mengingat daruratnya kondisi Bumi Muda Sedia dengan status zona merahnya. Petugas Satpol dibantu camat setempat, bersama TNI, Polri dan instansi terkait akan menerapkan kembali Instruksi Bupati Nomor 5 Tahun 2021. Untuk menertibkan dan memberi sanksi kepada cafe-cafe dan pertokoan yang lalai menerapkan Protkes Covid-19 dengan batas jam operasioanl sampai pukul 22.00 Wib.

Kepada para Da’i dan ustadz kiranya pada pelaksanaan ibadah pada khutbah Jumat, mengimbau masyarakat agar melaksanakan Prokes. Juga dianjurkan untuk membacakan Qunut Nazila pada lima waktu shalat dipimpin imam dan ustadz pada wilayah setempat.

Pemkab Aceh Tamiang mengimbau, agar masyarakat tidak lalai dengan Prokes.

“Pemerintah tidak lagi menakut-nakuti. Usaha untuk menjaga Bumi Muda Sedia. Ini untuk kita bersama, bukan hanya tugas Pemerintah. Bersama patuh Protkes. Bersama kita bisa lewati Pandemi ini,” tegas Sekda.[Antoedy]

Satu tanggapan untuk “Zona Merah: Aceh Tamiang Mencekam, Larang Pesta dan Tahlil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *