Pesisir Langsa itu Membangun, Kemanunggalan TNI Rakyat Membumi Demi NKRI Sejati

Catatan: Eddyanto SST

KAMIS, 7 Oktober 2021, sebuah mobil American Jeep berwarna hijau tentara tampak menyusuri perkampungan wilayah pesisir Kota Langsa, Gampong Simpang Lhee Kecamatan Langsa Barat.

Dibalik kemudi mobil terbuka tersebut, tampak pejabat nomor satu di Kota Langsa, Walikota Langsa Usman Abdullah atau yang akrab disapa Toke Suum mengambil langsung kemudi.

Sang Walikota dengan elegan menyupiri langsung American Jeep tersebut guna menghantar Irum Ijenad, Brigjen TNI Deddy Kusbandi. Selaku Ketua Tim Wasev Mabesad Brigjen Deddy melihat mengecek langsung progres keberhasilan pembangunan fisik dan non fisik gelaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke 112 2021 Kodim Aceh Timur.

Meski suasana saat itu panas terik, mentari bersinar cerah. Kehadiran para petinggi TNI-AD  dan Walikota Langsa serta jajaran di lokasi TMMD ini tak menyurutkan semangat warga menyambut meriah dan antusias.

Betapa rindu dan bangganya warga Simpang Lhee. Desa mereka dijadikan prioritas pembangunan dalam program TMMD tahun ini.

Sebagaimana terpantau, suasana saat itu begitu membumi, kemanunggalan TNI-Rakyat tampak nyata demi mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejati.  Raut raut wajah gembira, penuh syukur, tawa dan senyum sumringah kentara terasa betapa masyarakat setempat rindu akan pembangunan desanya dan rindu kehadiran pemimpin pemimpin mereka.

Brigjen TNI Deddy Kusbandi dilokasi mengatakan pihaknya dari Mabesad datang ke lokasi TMMD Kodim Aceh Timur ini untuk mengawasi dan mengecek bagaimana realisasi program TMMD ini berjalan baik atau tidak baik.

“Saya mendengar sendiri dari Dandim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, selaku Dansatgas TMMD dan di backup penuh Walikota Langsa, Usman Abdullah dengan seluruh unsur Forkopimda Kota Langsa ternyata memang hasilnya lebih daripada yang diharapkan,” ujar Brigjen Deddy.

Sebagaimana kata Walikota,  dengan anggaran yang terencana dengan baik mendapatkan hasil yang optimal. Hasilnya lebih besar bahkan masyarakat sendiri memberi kesaksian bahwa mereka sangat terbantu dengan adanya program TMMD ini.

“Kami dan kita saksikan bersama. Program TMMD di Langsa ini betul-betul dirasakan manfaatnya oleh  masyarakat Simpang Lhee dan juga desa tetangga, Desa Seuriget,” ujar Jenderal bintang satu itu.

Seperti jembatan saat ini. Awalnya hanyalah jembatan darurat, dari papan lapuk. Di kiri kanannya ada tiang bakau untuk pengangan. Dengan jarak beberapa meter, antara satu tiang ke tiang lainnya. Dengan adanya jembatan ini, akan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

Juga keberhasilan lainnya  yakni:

  • Pembangunan fasilitas di Dusun Balee yaitu pengerasan jalan penghubung total panjang 1.630 meter.
  • Pembangunan lapangan voli dengan ukuran, 20 x 20 meter.
  • Pembangunan satu balai pengajian Darul Kamil Al-Karim, dengan ukuran 13 x 9 meter.
  • Pembuatan 9 plat beton
  • Pembangunan 5 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Sedangkan sasaran Non Fisik diantaranya, sosialisasi wawasan kebangsaan. Sosialisasi KB kesehatan. Sosialisasi bahaya narkoba, aksi donor darah. Sosialisasi pertanian dan perikanan serta  lainnya.

Dari kunjungan ini, Brigjen TNI Deddy Kusbandi juga turut menyerahkan sejumlah paket sembako dari Kodim Aceh Timur kepada warga Simpang Lhee yang kurang mampu dan terdampak Covid-19.

Jaga dan Ingat Kebersamaan

Merunut kebelakang, TMMD ini resmi dibuka, pada Rabu, 15 September 2021 oleh Walikota Langsa Usman Abdullah di aula Yudha Makodim Aceh Timur. Saat itu, Walikota mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk cara menjaga dan mengingat kebersamaan serta gotong royong. Untuk mengatasi persoalan-persoalan yang ada di sekitar serta upaya  membangun karakter dan kemandirian kedepan.

Juga merupakan salah satu langkah nyata untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi, saat ini dan masa masa mendatang.

Pelaksanaan TMMD ini, di arahkan pada pembangunan sarana prasarana yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga dapat meningkatkan kenyaman dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Mari kita optimalkan dalam pelaksanaan TMMD ini. Supaya dapat membantu masyarakat menjadi masyarakat yang maju, mandiri, makmur dan sejahtera. Inilah cita-cita yang harus kita wujudkan bersama,” harap Walikota Usman Abdullah.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam Iskandar Muda melalui Kapoksahli IM, Brigjen TNI Primadi Saiful Sulun, menegaskan program TMMD ini untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan bersifat sasaran fisik maupun sasaran non fisik. Memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka menyiapkan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh.

Pangdam IM  juga menitip pesan, prajurit Satgas TMMD tinggal bersama di rumah masyarakat. Sehingga tali silahturami TNI dengan rakyat dapat bersatu padu. Dengan mengikuti kearifan lokal yang bernuansa Islami dan tetap mempedomani Protokol Kesehatan covid 19.

Asa Jembatan

Pada TMMD Simpang Lhee ini, pembangunan jalan dan jembatan menjadi asa warga setempat.

Kenapa hal ini menjadi dambaan mereka. Karena jalan dan jembatan tersebut menjadi sarana transportasi utama warga pesisir yang menggantungkan hidup dari usah tambak tersebut.

Dengan terbangunnya jalan dan jembatan diyakini perekonomian masyarakat bakal meningkat signifikan.

“Karenanya, pembangunan jembatan dan jalan ini menjadi asa warga Simpang Lhee yang akhirnya diwujudkan melalui TMMD,” sebut Geuchik (Kepala Desa ) Simpang Lhee, Ismail.

Jembatan kayu yang menghubungkan dua desa antara Desa Simpang Lhee dengan Desa Seuriget tersebut menjadi akses warga. Guna membawa hasil nelayan dan tambak untuk di pasarkan ke kota.

Kejutan HUT TNI

Ada yang lain dalam penyelenggaraan TMMD di wilayah Kodim Aceh Timur ini. Tepat dua hari jelang HUT ke 76 Tentara Nasional Indoneaia (TNI). Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Langsa menyambangi Satgas TMMD di Gampong Simpang Lhe, Minggu 3 Oktober 2021.

Kehadiran para punggawa ini selain memperkuat jalinan silaturahmi juga penyerahkan kado ultah dan bingkisan kepada Satgas TMMD ini. Sebagai wujud apresiasi atas capaian kegiatan TMMD sekaligus HUT ke-76 TNI sebagaimana diungkapkan, Putra Zulfirman, Ketua PWI Langsa.

Pada kesempatan itu juga, Punggawa-punggawa PWI ini  turut menyerahkan buku, “Prestasi Bersama TMMD, Jurnalis Mitra TNI” yang diterima langsung Pasiter Kodim Aceh Timur, Kapten Kav  Khairul Nizam dan Danramil Langsa Barat, Kapten Inf Suharianto.

Pasiter Kapten Kav Khairul Nizam mengapresiasi kunjungan pengurus PWI Kota Langsa yang tidak diduga sama sekali pada hari ini.

“Terima kasih telah berkunjung ke lokasi kegiatan TMMD. Ini adalah sebuah penghargaan bagi kami. Secara tidak terduga mitra TNI para insan pers bertandang ke lokasi TMMD ini. Memberikan ucapan selamat HUT ke-76 TNI dan semangat membangun dalam TMMD ini,” ujarnya.[]

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Karya Jurnalistik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reg ke 112 tahun 2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *