Resensi Buku: Ensiklopedia 100 Ulama Indonesia

Peresensi: Aji Setiawan

BUKU ini cukup populer dan lumayan banyak dicari. Sehingga Buku Ensiklopedia 100 ulama terpilih Indonesia telah dicetak sampai jilid III. Jilid satu, tercetak sangat laris. Saat ini sedang digarap jilid IV.

Aji Setiawan

Dalam penerbitan Ensiklopedia tersebut, Redaksi Pelaksana Buku Ensiklopedia, Ihsan M Rusli mengingatkan kembali jasa para ulama pendiri organisasi masyarakat (ormas) Islam.

Ihsan M Rusli mengatakan, pendiri ormas-ormas Islam termasuk ulama yang penting sekali karena sangat berjasa.

“Bayangkan kalau hari ini tidak ada Nahdlatul Wathan, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan ormas-ormas lainnya, kira-kira seperti apa Islam di Indonesia sekarang,” katanya.

Menurut dia, ormas-ormas Islam tersebut luar biasa peran dan karyanya dalam melindungi umat Islam dari berbagai tekanan, tantangan, dan ujian. Ia mencontohkan, kontribusi salah satu ormas Islam, yakni Muhammadiyah. Sekolah dan rumah sakit Muhammadiyah sekarang jumlahnya begitu banyak, sehingga banyak tenaga kerja yang diserap dan negara ini sangat terbantu.

Begitu pula dengan NU yang punya sekolah dan pesantren sangat banyak. Pesantren juga menyerap tenaga kerja yang banyak. Begitu pula Nahdlatul Wathan, Persis, dan ormas lainnya memiliki jasa yang banyak juga.

“Jasanya ini luar biasa besar dan bangsa ini beruntung sekali punya ulama-ulama besar seperti di NU ( KH Achmad Sidq, KH Asad Samsul Arifin dll) dalam buku enaiklopedia ini yang sudah nyata memberikan kontribusi, yang sudah nyata memberikan bantuan supaya bangsa ini menjadi lebih kuat,” ujarnya.

Ihsan berharap Ensiklopedia Ulama Terpilih Indonesia bisa membuat umat menjadi lebih paham dan menghargai betapa besar jasa para ulama. Ia juga berharap ensiklopedia ini membuat orang-orang tidak semena-mena melecehkan dan menghina para ulama.Ensiklopedia ini, kata dia, bisa mengingatkan umat untuk terus menempatkan ulama pada posisi yang terhormat.

Prof Dr Mohammad Baharun mengatakan latar belakang diterbitkannya Ensiklopedia Ulama Terpilih Indonesia ini adalah adanya keinginan membuat sebuah buku rujukan yang lengkap dan komprehensif tentang ulama terpilih yang ada di Indonesia.

Kriteria ulama terpilih ini ditentukan tim penulis. Di antaranya adalah ulama yang akan diangkat dalam ensiklopedia ini adalah ulama yang sudah wafat. Kedua, ulama yang mewakili ormas atau kepakarannya seperti ulama yang memiliki latar belakang organisasi Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis dan lain-lain.

“Ketiga, mewakili wilayah. Dalam jilid 1 ini terangkum ulama dari Aceh sampai Nusa Tenggara Barat (NTB). Dan untuk jilid-jilid berikutnya akan kita angkat ulama dari wilayah lain seperti Kalimantan dan pulau-pulau lain,” tambahnya.

Rais ‘Am Jam’iyah Ahlu Thariqah al Mu’tabarah an Nahdiyah Habib Luthfi bin Yahya mengapresiasi hadirnya Ensiklopedia Ulama Terpilih Indonesia. Menurut dia, melalui ensiklopedia ini, umat bisa melihat perjuangan-perjuangan ulama yang nasionalis dan memiliki wawasan kebangsaan.

“Maka, perlu sekali kita lebih jauh melihat hebatnya jasa para beliau (para ulama dan wali) di Republik ini. Kita masih punya kekayaan-kekayaan yang tidak ternilai harganya karena beliau-beliau di satu sisi mengembangkan ilmu agama, ilmu pengetahuan dan dogma yang ada di dalam Alquran serta keuniversalan yang ada di dalam dogma itu sendiri, sehingga melahirkan tokoh-tokoh intelektual dan ilmuwan,” ujar dua.

Ia juga menilai, kehadiran Ensiklopedia Ulama Terpilih Indonesia sangat baik. Mungkin ensiklopedia jilid berikutnya akan bisa menulis para wali dan ulama-ulama terdahulu. Sehingga generasi sekarang dan yang akan datang dapat mengetahui sejarah, para wali, dan ulama terdahulu.

Ketua Yayasan Amanah Kita sekaligus Penerbit Ensiklopedia Ulama Terpilih Indonesia, Hartono Limin mengatakan, ia pernah melihat ensiklopedia tentang tumbuhan dan hewan serta para penemu buatan luar negeri. Dari situ kemudian terpikir untuk membuat ensiklopedia ulama-ulama yang memiliki peran luar biasa di bumi nusantara ini.

“Ulama-ulama kita begitu dahsyat dalam membawa Indonesia yang saat ini menjadi populasi Islam terbesar di dunia. Padahal Islam itu masuk ke Indonesia sebagai agama yang terbaru,” kata Hartono.

Ia berharap Ensiklopedia Ulama Terpilih Indonesia suatu saat nanti menjadi buku acuan atau buku rujukan. Ensiklopedia ini, dia mengatakan, bisa diwariskan kepada generasi penerus.

“Jadi, pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih banyak, mari kita sama-sama bergandeng tangan saling mengisi, agar ensiklopedia ini bisa menjadi buku rujukan untuk umat Islam,” ujarnya.

Buku ini berisi biografi sejarah ulama Indonesia dengan berbagai latar belakang organisasi keagamaan, pesantren, tokoh agama, seniman, sastrawan dll. Tampilan lux dan tebalnya buku ini tentu saja dengan isi biografi ulama berbobot membuat harga buku ini tidak murah, apalagi murahan.

Harga per jilid buku ini adalah Rp3.000.000.- Tentu ada discount bagi membeli langsung ke penerbit Yayasan Amanah Kita.[]

  • Judul Buku     : Ensiklopedia 100 ulama terpilih Indonesia
  • Pengarang       : Prof Dr Mohammad Baharun MA
  • Editor               : Sobari
  • Penerbit           : Yayasan Amanah Kita
  • ISBN                 : 978-623-93916-0-7
  • Harga                : Rp 3.000.000,- (per jilid, ada 3 jilid)

Peresensi: Aji Setiawan, mantan wartawan al Kisah Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *