Pj Bupati Aceh Jaya Batalkan Pemecatan

Didatangi Ratusan THL

halaman7.com – Calang: Tenaga Harian Lepas (THL) di Kabupaten Aceh Jaya yang bekerja di berbagai intansi akhirnya batal dipecat.

Pasalnya, ratusan THL itu mendatangi kantor bupati setempat untuk menanyakan kepastian kontrak yang sejauh ini telah di putuskan.

Para THL tersebut sudah berkumpul sejak pagi dan menjelang sore. Lebih dari seratus orang berkumpul di kantor Bupati Aceh Jaya, Senin 17 oktober 2022.

Informasi yang dikumpulkan dari sejumlah THL. Mereka sangat menyayangkan terhadap pemutusan kontrak yang dilakukan pemerintah. Seharus hal tersebut sudah tertuang dari pemerintah pusat sebaiknya pemerintah daerah mencari solusi untuk dilanjutkan sampai akhir tahun ini.

Sementara, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya ke sejumlah awak media mengatakan para THL yang saat ini sudah diputuskan akan bekerja kembali hingga akhir Desember nanti.

Nurdin memastikan sebanyak 1.482 THL dilingkup pemerintah setempat yang sempat diberhentikan sejak 4 Oktober 2022 lalu akan kembali bekerja.

“Untuk peluang bekerja tetap ada, mungkin tidak dibayarkan penuh seperti yang kemarin,” kata Pj Bupati Aceh Jaya, Nurdin usai melakukan pertemuan audiensi dengan perwakilan THL.

Menurutnya. pihaknya juga akan melihat kembali terkait honor THL di Oktober, Nopember dan Desember sesuai kemampuan keuangan daerah.

INFO Terkait:

Dirinya juga sudah menyepakati dan diskusikan dengan Dewan Perwakilan Rakyar Kabupaten (DPRK) serta Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) untuk melihat kembali sumber dana mana yang masih bisa disesuaikan.

Pihaknya juga sudah menjelaskan kepada para perwakilan THL terkait langkah-langkah yang akan dilakukan Pemkab Aceh Jaya. Dalam rangka mengatasi dan menyelesaikan pegawai non ASN yang ada di daerah masuk ke dalam kerangka regulasi undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN.

Baca Juga  Jelang Berakhirnya Jabatan Walikota, Tiga Jabatan “Dilelang”

Sambung Nurdin, pihaknya mengaku sudah menjelaskan langkah-langkah yang ada dan bagaimana menghitung beban kerja dan tugas serta bisa dapat formasi yang dibutuhkan.

“Kemudian mengajukannya kepada Menpan RB supaya dibuka formasi PPPK, dan CPNS sesuai kebutuhan Aceh Jaya,”tutup Nurdin.[Mus Calang]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *