IPPEMATA Banda Aceh Tepung Tawar Mahasiswa Baru asal Aceh Tengah

Pengurus IPPEMATA Banda Aceh bersama mahasiswa baru asal Aceh Tengah.[FOTO:h7 -ist'

halaman7.com Banda Aceh: Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Aceh Tengah (IPPEMATA Banda Aceh) menggelar tepung tawar untuk mahasiswa baru asal Kabupaten Aceh Tengah, yang berlangsung di lokasi wisata Pantai Penyu, Aceh Besar, Minggu 27 Nopember 2022.

Acara yang bertemakan ‘Kunul Musara Gelung, Murom Musara Tamun’ ini diwarnai dengan berbagai rangkai kegiatan.

Ketua panitia pelaksana, Krisnanda, menyampaikan acara tersebut sebagai wujud menyambung tali silaturahmi bagi mahasiswa baru asal Kabupaten Aceh Tengah.

“Acara ini diadakan khusus untuk menyabut mahasiswa baru yang berasal dari Aceh Tengah, yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh dan Aceh Besar,” kata Krisnanda.

Acara ini juga diadakan dengan berbagai macam rangkaian acara. Seperti kegiatan mentoring, outbound, dan tepung tawar secara simbolis.

Sementara itu, Ketua Umum IPPEMATA Banda Aceh, Sina Prayoga berharap mahasiswa baru asal Aceh Tengah dapat menjadi agen of change yang berguna untuk negara dan bangsa .

“Saya Berharap kawan-kawan semua dapat menjadi generasi penerus untuk kemajuan Bangsa dan negara kita,” kata Sina.

Sina juga mengatakan para mahasiswa baru harus memiliki jiwa kritis dan jiwa sosial, yang peduli terhadap derahnya,

“Walaupun kita (mahasiswa) sedang menempuh pendidikan diluar daerah.Tentunya sebagai mahasiswa harus mampu menjadi sosial kontrol terhadap permasalahan yang ada di Kabupaten Aceh Tengah,” kata Sina.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar, diwakili oleh Kadis Perkim Aceh Tengah, Mauza Uswa, menyampaikan paguyuban Ippemata dapat sebagai wadah mengasah diri, belajar dan meningkatkan kemampuan.

“Adik-adik semua akan menjadi generasi penerus bangsa. Khususnya bagi Kabupaten Aceh Tengah. Maka persiapkanlah diri dan kemampuan. Karena untuk mencapai sesuatu tidak ada yang instan,” katanya.

Baca Juga  Peta Politik Aceh Menuju Pemilu 2024

Tentunya, untuk menjadi penerus yang baik, mampu membangun daerah lebih baik lagi. Pastinya tantangan zaman sekarang sudah pasti berbeda dengan tantangan generasi sebelumnya.

“Kalian lebih berat, karena harus menjadi generasi yang melek teknologi. Kalau kita tidak melek teknologi maka kita akan tertinggal,” ujarnya

Dalam acara pembukaan tepung tawar ini turut hadir, Dihansyah (Ketua IPPEMATA Periode 2006-2007; Yusuf Sabri (Ketua IPPEMATA Periode 2014-2016); Sutris (Ketua IPPEMATA Periode 2018-2020), dan para alumni/senior IPPEMATA Banda Aceh lainnya.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.