Sabang Tingkatkan Kualitas Layanan Untuk Turis Kapal Pesiar

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia berfoto bersama kru dan wisatawan kapal pesiar Azamara Pursuit saat sandar di Pelabuhan CT-3 BPKS, Sabang. Kunjungan kapal pesiar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat Sabang sebagai destinasi persinggahan wisata kapal pesiar internasional.[FOTO: h7 – dok IST]

halaman7.com –  Sabang: Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Pariwisata terus memperkuat komitmennya dalam menyambut kebangkitan wisata kapal pesiar di Pulau Weh.

Upaya ini difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan dan jaminan pengalaman berkesan bagi para pelancong mancanegara yang singgah di pelabuhan paling barat Indonesia tersebut.

Langkah strategis ini diambil sebagai upanya untuk memastikan setiap momentum kedatangan kapal pesiar mampu memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi daerah, sekaligus mempertegas posisi Sabang dalam peta jalur pelayaran pariwisata internasional.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia menjelaskan Sabang memiliki aset alam yang tidak dimiliki daerah lain.

Dari atas kapal hingga ke dasar laut, pesona Sabang merupakan kombinasi langka antara bentang alam vulkanik dan keanekaragaman hayati laut yang terjaga.

“Sabang menawarkan keindahan alam yang menakjubkan, mulai dari pantai berpasir putih, gradasi lautan biru yang jernih, hingga wisata bawah laut kelas dunia. Selain itu, situs-situs bersejarah yang kami miliki mencerminkan kekayaan warisan leluhur yang menjadi nilai tambah bagi wisatawan global,” ujarnya Harry, Selasa 24 Februari 2026.

Dijelasakan, potensi wisata bawah laut seperti di Pulau Rubiah dan taman laut Iboih tetap menjadi magnet utama bagi para penumpang kapal pesiar yang umumnya sangat menyukai aktivitas eksplorasi alam dan wisata minat khusus.

Lebih lanjut, dikatakan, Aceh, khususnya Sabang, memiliki keunikan tersendiri dalam menyajikan pariwisata berbasis budaya.

Meski berstatus sebagai destinasi internasional, Sabang tetap teguh menjaga nilai-nilai lokal dan norma sosial Islami sebagai bagian dari identitas daerah.

Turis mancanegara penumpang kapal pesiar mengunjungi stan informasi pariwisata setibanya di Pelabuhan CT-3 BPKS, Sabang. Stan layanan tersebut disiapkan oleh Dinas Pariwisata Kota Sabang untuk memberikan informasi destinasi serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi turis kapal pesiar yang singgah di Sabang.

Baca Juga  Double R Juarai Singapore Open 2022

“Setiap wisatawan yang datang tidak hanya akan dimanjakan secara visual, tetapi juga merasakan keramah-tamahan masyarakat Aceh yang khas. Kami menyajikan keunikan budaya dan tradisi lokal sebagai bagian dari narasi wisata yang berkesan namun tetap menghormati kearifan lokal,” jelasnya.

Pemkot Sabang kini tengah mengoptimalkan infrastruktur di setiap titik jemput dan destinasi tujuan wisatawan kapal pesiar. Standar layanan transportasi, pemandu wisata bersertifikat, hingga kemudahan akses di pusat suvenir menjadi prioritas utama.

“Kami berkomitmen untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para wisatawan di setiap titik wisata, baik di Sabang maupun kawasan penyangga lainnya. Peningkatan standar layanan ini adalah kunci agar mereka tidak hanya sekadar singgah, tapi memiliki keinginan untuk kembali lagi,” tegasnya.

Melalui inisiatif ini, sektor pariwisata diharapkan mampu menjadi lokomotif utama yang menggerakkan sektor ekonomi kreatif lainnya, mulai dari jasa transportasi lokal hingga pelaku UMKM kuliner dan kerajinan tangan. Sehingga keberadaan kapal pesiar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah.[ril | M Munthe]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *