Kapolres Aceh Timur Ajak Warga Jaga Kebersihan Lewat Green Policing

Personel POlres Aceh Timur lakukan aksi Green Policing di kawasan Pasar Idi.[FOTO: h7 - dok humas polsek]

halaman7.com – Aceh Timur: Polres Aceh Timur menggelar aksi Green Policing di kawasan Pasar Idi, Kabupaten Aceh Timur, Jumat 6 Nopember 2026.

Sementara, di SMKN 1 Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, personel Polsek Peureulak Barat bersama kepala sekolah, dewan guru, dan para murid menanam pohon melalui program Green Policing.

Kegiatan yang dipimpin Kapolres Aceh Timur, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, bersama Wakapolres, Kompol H Abdul Muin, tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Aksi ini menyasar kawasan pasar sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat yang membutuhkan perhatian bersama dalam menjaga kebersihan.

AKBP Aris Cai mengatakan, Green Policing bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

Pasar merupakan ruang publik yang setiap hari digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Karena itu, kebersihannya harus menjadi perhatian bersama.

“Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” ujar AKBP Aris Cai.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan perlu dimulai dari tindakan sederhana dan dilakukan secara konsisten. Kesadaran tersebut diharapkan tumbuh di kalangan pedagang maupun pengunjung pasar sehingga kebersihan tidak hanya terjaga ketika ada kegiatan tertentu.

Melalui pendekatan tersebut, Polri berupaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat dengan menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung terhadap kehidupan sosial dan lingkungan.

Polsek  Peureulak Barat

Di Polsek Peureulak Barat, kegiatan yang dipimpin Kapolsek Peureulak Barat, Ipda Faisal Hadi Siregar. Sejumlah bibit pohon mangga, kelengkeng, dan mentoa ditanam di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran menjaga kelestarian alam sejak dini.

Baca Juga  2 Drakor Terbaru Tayang pada Akhir Juli 2023

Kepala Sekolah SMKN 1 Peureulak Barat, Agus Ridwan SPd, bersama dewan guru dan para murid turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Ipda Faisal mengatakan, penanaman pohon bukan sekadar kegiatan penghijauan, melainkan investasi lingkungan sekaligus sarana pendidikan karakter bagi generasi muda.

“Menjaga lingkungan harus dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Kami ingin para pelajar memahami bahwa pohon yang ditanam hari ini bukan hanya untuk memperindah sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas lingkungan bagi generasi mendatang,” kata Ipda Faisal.[ril | Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *