45 Kepala Sekolah di Aceh Timur Dilantik

Dituntut Budaya Bersih, Disiplin, dan Inovasi Pendidikan

Bupati Aceh Timur melantik kepala sekolah.[FOTO: h7 - dok humas pemkab]

halaman7.com – Aceh Timur: Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky melantik 45 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Serbaguna, Selasa, 7 Juli 2026.

Pelantikan tersebut terdiri atas 29 kepala Sekolah Dasar (SD), yakni 19 orang promosi dan 10 orang mutasi, serta 16 kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP), terdiri dari 10 orang promosi dan 6 orang mutasi.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan promosi maupun mutasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk memperkuat tata kelola pendidikan di Kabupaten Aceh Timur.

“Selamat kepada Bapak dan Ibu yang hari ini dipercaya mengemban amanah sebagai kepala sekolah. Jabatan ini adalah bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan dedikasi, integritas, dan kerja nyata,” ujar Al-Farlaky.

Bupati berharap para kepala sekolah mampu menjadi lokomotif perubahan di lingkungan sekolah masing-masing. Kepemimpinan yang baik akan melahirkan budaya kerja yang positif sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.

Bupati menekankan perubahan tidak selalu dimulai dari program besar, tetapi dari hal-hal mendasar yang dapat langsung dirasakan di lingkungan sekolah. Mulai dari ruang kepala sekolah, ruang guru, kebersihan lingkungan, kedisiplinan, hingga terciptanya proses belajar mengajar yang berkualitas.

“Kebersihan harus menjadi tonggak utama. Sekolah-sekolah yang berada di sepanjang jalan negara maupun jalan penghubung antarkecamatan merupakan wajah Kabupaten Aceh Timur. Orang yang datang dari luar akan melihat kualitas daerah ini dari kondisi sekolah-sekolah kita,” katanya.

Untuk mendorong lahirnya budaya bersih di lingkungan pendidikan, Bupati meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan pembinaan secara serius.

Bupati menegaskan akan memberikan penghargaan kepada sekolah yang mampu menjaga kebersihan lingkungan, termasuk fasilitas sanitasi.[ril | Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *