Hujan di Akhir Oktober #1 Ku bisikan pada hujan Kalau aku rindu Hujan di Akhir…
Sastra
PUISI Nanda Malamsyah: Hembusnya
Hembusannya Angin akan lebih kencang Pada pohon yang lebih tinggi Tapi pohon tak pernah mengalah…
Cerpen Aji Setiawan: Secangkir Kopi
Di ujung senja, aku bertemu Kang Tedy wartawan Reuters dan jurnalis freelancer (penulis bebas) surat…
PUISI Ustadz Abdul Somad: Untuk Indonesia Sehat
Untuk Indonesia Sehat Aku sedang merasakan suatu perasaan Tapi sulit untuk dikatakan Seperti saat sekolah…
PUISI Ahmad Istiqom: NEGERI TUA
NEGERI TUA Negeri ini sudah tua Tapi tak juga dewasa Negeri para sengkuni yang berguru…
PUISI KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus): Talbiyah Dalam Kesendirian
Talbiyah Dalam Kesendirian Tuhan, Engkau sepikan tempat-tempat kesibukan kami Engkau sunyikan tempat kami membanggakan jumlah…
Puisi Maskirbi: KESAKSIAN
KESAKSIAN Orang-orang bersumpah, menyaksikan bencana lalu menyimpan dendam di dada yang terluka. Di langit yang…
PUISI Marhalim Zaini: Siapakah Engkau, Corona
Siapakah Engkau, Corona Sejak engkau datang, kami mengurung diri dalam rumah. Mengunci pintu dan jendela,…
Puisi Iranda NV: Idulfitri dan 27 Ramadhan 1442 H
27 Ramadhan 1442 H ku lihat bulan di balik tingkap bersama laba-laba yang sedang membangun…
Puisi Widji Thukul: Buruh-buruh dan Suti
BURUH-BURUH Di batas desa pagi-pagi dijemput truk dihitung seperti pesakitan diangkut ke pabrik begitu seterusnya…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
