Komisi VI DPRA: Pasar Tempat Rawan Penularan Covid-19

halaman7.com – Banda Aceh: Ketua Komisi VI DPRA, Tgk Irawan Abdullah mengaku sangat khawatirkan terjadinya penularan covid-19 di area pasar saat terjadinya transaksi jual beli barang. Pasar akan menjadi tempat yang “rawan dan rentan” dikarenakan masih banyak para pelakunya yang enggan dan malas menggunakan masker.

“Saya sudah beberapa kali masuk ke area pasar. Boleh dihitung dengan jari para pedagang yang menggunakan masker saat melakukan transaksi. Begitu juga dengan para pembeli yang masuk area pasar, banyak yang tidak memakai masker,” kata anggota DPRA kelahiran Lambaro.

Tgk Irawan Abdullah menjelaskan saat ini penggunaan masker saat keluar rumah apalagi sedang berada di tempat keramaian seperti area pasar, sangatlah penting supaya tidak terjadinya penularan wabah covid-19. Selama ini pemerintah dan pihak lainnya sudah membagi-bagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di pasar.

“Jadi kenapa maskernya tidak di pakai, apa disimpan atau dikoleksi,” tegasnya, Sabtu 18 April 2020 dengan nada kesal.

Untuk itu Wakil Ketua F-PKS DPR Aceh ini mengharapkan pemerintah melalui dinas terkait agar dapat mempertegas penerapan SOP kesehatan pencegahan covid-19 dengan melakukan penjagaan di pasar-pasar terhadap pedagang dan pembeli yang tidak memakai masker.

Dengan ketentuannya, pedagang dilarang berjualan dan pembeli jangan diizinkan masuk pasar jika tidak pakai masker. Diharapkan agar masyarakat yang keluar rumah dengan penuh kesadaran untuk selalu menggunakan masker dan membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

“Mari bersama-sama kita lawan covid-19 ini dan semoga cepat berakhir sehingga kita dapat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan aman dan damai,” pungkas Tgk Irawan Abdullah.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *