Kakek 66 Tahun Dicambuk di Aceh Tamiang

halaman7.com – Aceh Tamiang: Empat orang pelaku pelanggaran syariat islam di Aceh Tamiang dicambuk. Salah seorang, diantaranya seorang kakek yang berusia 66 tahun.

Pelaksanaan eksekusi uqubat cambuk  terhadap empat  orang pelanggar syariat islam di lakukan di halaman dalam Gedung Islamic Center, Jumat 19 Juni 2020.

Empat orang tereksekusi pelanggaran Qanun Aceh No 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat tersebut masing-masing Rah laki-laki (24 tahun), YP laki-laki (21 tahun) dan RA laki-laki (22 tahun), ketiganya melanggar Pasal 18 Jo Pasal 6 ayat (1) dengan uqubat takzir berupa cambuk sebanyak 10 kali dan dicambuk di depan umum dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam rumah tahanan sementara.

Sementara seorang lagi, laki-laki berinisial LEG (66 tahun) melanggar Pasal 16 Ayat (1) dengan uqubat takzir berupa cambuk sebanyak 30 kali cambukan di depan umum dengan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang Roby Syahputra selaku pelaksana uqubat cambuk mengatakan sebanyak empat orang terhukum, dieksekusi sesuai dengan keputusan Mahkamah Syar’iyah Aceh Tamiang.

Ia katakan, tampak dalam kurun beberapa bulan, adanya penurunan jumlah personil terhukum pada pelanggaran hukum jinayat.

“Kita harapkan kedepannya pelanggaran hukum jinayat di Aceh Tamiang bisa hilang dikarenakan masyarakat sudah bisa menyadari perbuatan-perbuatan tersebut sangat merugikan diri sendiri dan orang lain,” ujar Robby berharap.

Eksekusi ini juga menjadi bukti, bahwa penegakan syariat islam dibumi Muda Sedia benar-benar berjalan dengan baik. Tampak hadir Ketua Mahkamah Syar’iah Aceh Tamiang, Kepala Dinas Syari’at Islam, Waka Polres Aceh Tamiang serta tamu undangan lainnya.[Antoedy]

Facebook Comments
(Visited 21 times, 1 visits today)
57 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *