Panti Asuhan Terbengkalai Milik Provinsi Dibersihkan ASN Aceh Tamiang

halaman7.com Aceh Tamiang: Panti Asuhan milik Pemerintah Provinsi Aceh yang kini terbengkalai di Aceh Tamiang, dibersihkan para ASN di daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu.

Tak tanggung-tanggung. Dalam gotong royong membersihkan bangunan terbengkalai milik provinsi ini yang terletak di Kampung Pantai Tinjau Kecamatan Sekerak, langsung dilakukan Bupati Aceh Tamiang Mursil bersama jajarannya.

Instansi terkait yang terlibat diantaranya, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Satpol PP dan WH, BPBD. Selain itu juga melaibatkan Tim Tagana.

Dalam pelaksanaan gotong royong ini. Sebelumnya Bupati Mursil telah menyurati beberapa Dinas tersebut untuk melaksanakan kegiatan ini dengan melibatkan para ASN dan PDPK dilingkungan kerja masing-masing.

Terlihat Mursil tak sungkan membaur bersama ASN lainnya membersihkan tiap-tiap sudut bangunan yang berserakan dengan sampah dan rerumputan.

“Gedung ini telah lama terbengkalai. Bangunannya pun usang karena memang tidak terawat dan ditempati,” ujar Mursil.

Dikatakan, sebelum dirinya mengajak para ASN bergotong royong. Ia sudah terlebih dahulu meninjau lokasi ini dan terkejut. Kondisinya sangat memprihatinkan, melihat meja, kursi bahkan lemari telah rusak parah.

“Belum lagi plafon-plafon bangunan hancur dan rapuh. Tergerak hati saya pada saat itu, untuk segera mengambil tindakan agar bangunan Panti Sosial ini bisa difungsikan,” terang Mursil.

INFO Terkait: 

Selesai Sejak 2009

Bangunan ini telah selesai didirikan sejak 2009 oleh Pemerintah Aceh. Namun sampai saat ini tidak ada serah terima ke Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

“Jika kita biarkan lebih lama lagi, bukan hanya barang-barangnya saja yang hancur, gedungpun pasti akan hancur juga,” ujar Mursil.

8 Dinas Belum Miliki Kantor

Dikatakan, jika memang Pemeritah Aceh tidak memakai gedung ini. diharapkan Pemerintah Aceh bisa melakukan serah terima ke Pemkab Aceh Tamiang. Agar gedung dapat dipergunakan dan difungsikan.

Apalagi, saat ini Kabupaten Aceh Tamiang masih ada 8 dinas yang belum memiliki gedung atau kantor. Untuk itu jika memang gedung ini diserahkan, maka rencananya akan ditempati untuk dua dinas yakni Dinas Sosial dan Baitul Mal.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *