Kapolres Aceh Tenggara: Tersangka Pembacok Ustad Dipecat Karena Narkoba

halaman7.com – Kutacane: Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo membenarkan tersangka Az, pelaku pembacokan ustad M Zaid Maulana, sudah dipecat dari kesatuan kepolisian. Tersangka dipecat karena kasus narkoba dengan pangkat terakhir brigadir polisi.

“Benar pelaku merupakan mantan anggota polisi berinisial AZ yang sudah di pecat. Pelaku langsung dikejar dan di tangkap warga di Desa Kandang Mbelang satu jam usai kejadian,” terang AKBP Eko, Jumat 30 Oktober 2020.

Terkait motif kejadian, Kapolres Wanito Eko Sulistiyo mengaku hingga kini masih dalam pemerksaan petugas. Pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara.

Dari informasi yang dihimpun halaman7.com diperoleh dari warga setempat, pelaku memang selama ini terlihat seperti stress, akibat ada gangguan kejiawaan karena narkoba. Pelaku juga sering mengamuk di kampungnya.

INFO Terkait:

Polisi Masih Ungkap Motif

Motif dan tujuan tersangka Za warga Desa Kandang Mbelang Kecanatan Lawe Bulan menyerang ustad Zaid masih dalam pemeriksaan polisi setempat.

Seperti diketahui dalam berita sebelumnya. Peristiwa ini terjadi saat ustad Zaid asal Desa Kuta Galuh Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara itu sedang menyampaikan ceramah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Di tengah menyampaikan ceramahnya, tiba-tiba tersangka Za yang merupakan pecatan polisi ini langsung menyerang sang ustad. Kejadian ini tidak sampai merenggut nyawa sang ustad. Karena saat tersangka Za menyerang, sang ustad Zaid sempat menghindar dan menangkis hujaman pisau tersangka.

“Pisau belati yang digunakan tersangka melukai bagian jari jari tangan sang ustad sempat patah,” ujar warga setempat.

“Alhamdulillah, Allah masih melindungi dan pisaunya masih bisa dihalangi dengan tangan beliau. Kalau tidak maka leher beliaulah yang kena,” ujar warga yang juga turut dalam acara Maulid Nabi tersebut.

Informasi terakhir, kondisi korban sudah mulai membaik. Namun masih mendaatkan perawatan medis di Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane.

“Ya, korban masih dirawat,” terang Kapolres.[rimbee]

Facebook Comments
(Visited 62 times, 1 visits today)
121 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *