Aceh  

Plt Bupati Bener Meriah sapa Masyarakat Gayo Perantauan

halaman7.com – Redelong: Masyarakat Gayo diperantauan melakukan halal bihalal secara virtual, melalui zoom meeting yang diinisiasi Lembaga Seni Budaya Gayo Aceh (Lesbuga), Sabtu 29 Mei 2021, malam.

Ketua Lesbuga, M Aris SPd menyebutkan kegiatan ini dihadiri masyarakat Gayo di Jabodetabek dan dari luar Jabodetabek. Antara lain, Bandung, Batam, Kalimantan dan Jawa Timur. Ini bertujuan menjalin siraturrahmi antara masyarakat Gayo yang menetap diperantauan.

Plt Bupati Bener Meriah Dailami yang juga ikut dalam acara itu berkesempatan menyapa para peserta halal bihalal daring itu. Dailami menyapa dengan menggunakan perangkat smartphone dari sebuah rumah makan di Medan.

“Terima kasih kami sampaikan kepada inisiator kegiatan ini. Telah mengundang kami untuk ikut serta dalam kegiatan ini. Kami sangat mengapresiasi, ternyata Pandemi Covid-19 ini tidak dapat memutus siraturrahmi kita. Walaupun tidak dapat bertemu secara langsung. Tetapi siraturrahmi tetap dapat kita jaga,” ucap Dailami.

Dailami mengtakan, saat ini sedang berada di Medan dalam rangka kegiatan Dinas dan membesuk Bupati Bener Meriah Abuya Tgk H Sarkawi yang sedang dirawat. Alhamdulilah, kondisi bupati sudah banyak kemajuan dalam pemulihan kesehatan bupati.

“Dalam kesempatan ini kami berharap kepada masyarakat Gayo untuk dapat mendo’akan Abuya Sarkawi. Agar dapat segera pulih dan kembali memimpin kabupaten Bener Meriah,” ujar Dailami.

Plt Bupati Bener Meriah itu juga menyampaikan, mewakili Pemkab Bener Meriah beserta jajaran dan seluruh masyarakat, mengucapkan minal Aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada saudara-saudara di perantauan.

Tahun ini adalah tahun kedua tidak dapat melaksanakan perayaan Idulfitri di kampung halaman tercinta, Tanoh Gayo. Semoga pandemi ini segera berakhir dan larangan mudik tidak terjadi lagi seperti saat ini.

Baca Juga  Wabup Dailami Harapkan Sengketa Tanah Krueng Keureuto Berakhir

Lestarikan Budaya Gayo

Dailami berpesan kepada Masyarakat Gayo diperantauan untuk tetap melestarikan budaya Gayo. Sehingga walaupun jauh dari kampung asal, budaya dan adat istiadat tetap hidup di perantauan.

“Kami harapkan saudara diperantauan untuk selalu mengingat kampung halaman. Tidak lupa berkontribusi kepada tanah leluhur kita,” ujarnya.

Dalam berkontribusi membangun Tanoh Gayo, Pemkab Bener Meriah membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh warga perantauan untuk memberikan ide, gagasan dan saran. Tentunya hal tersebut berguna bagi kemajuan Bener Meriah dan Tanoh Gayo secara umum.

Dalam halal bihalal yang juga diikuti Ketua Musara Gayo Jabodetabek Ahyar Gayo SH MH, di tutup dengan tausyiah yang disampaikan Tgk Drs Almujaini.[ril | red 01]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *