Kenali 3 Gejala Serangan Jantung dan Cara Mengatasinya

halaman7.com – Langsa: Mungkin banyak yang berpikir, serangan jantung hanya dapat terjadi pada aktivitas berat saja. Padahal, salah satu penyebab utama serangan jantung adalah apabila ada penyumbatan pada pembuluh darah.

Kondisi ini bisa menjadi menyerang siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Selanjutnya, jika memburuk akan terjadi henti jantung mendadak.

Henti jantung mendadak adalah kondisi darurat medis ketika terjadi penghentian aliran darah yang membawa oksigen ke jantung akibat penyumbatan. Kondisi ini dapat merusak otot jantung. Karena tidak mendapat suplai oksigen dan dapat membahayakan nyawa.

Untuk itu, penting untuk mempersiapkan diri melakukan penanganan kejadian ini pada diri sendiri maupun pada orang lain.

Ada beberapa gejala umum yang penting untuk diketahui, seperti:

  • Dada terasa nyeri. Seperti tertekan benda berat atau tertarik, yang berlangsung selama beberapa menit.
  • Nyeri dada yang menjalar ke lengan, pundak kiri, punggung, leher, rahang, tulang dada., Tubuh bagian atas sesak napas, mual, muntah, nyeri ulu hati, tubuh terasa sangat lemas dan pusing.
  • Keluar keringat dingin, detak jantung cepat atau tidak beraturan.

Untuk itu dr Marza Linata Nessayang, dari Polkes IM Langsa, menyarankan jika menemukan gelaja seseorang terserang jantung, langkah-langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan:

  1. Periksa kesadaran korban saat berhadapan dengan orang yang henti jantung. Periksa kesadarannya dengan cara memanggil korban sambil menepuk bahu. Bila belum bangun, panggil lagi dengan suara yang lebih keras.
  2. Panggil bantuan, minta tolong dan minta orang di sekitar. Untuk menghubungi petugas kesehatan terdekat atau menelepon ambulan gawat darurat.
  3. Sementara menunggu petugas kesehatan tiba. Lakukan tahap selanjutnya, yaitu atur posisi korban terlentang. Usahakan korban berbaring di atas alas yang datar dan keras.
  4. Atur posisi kepala korban. Tengadahkan kepala korban, lalu periksa bagian dalam mulut. Apabila ada benda yang terlihat menyumbat saluran napas, ambil segera. Penting untuk diketahui bahwa jangan sampai anda menghabiskan waktu lama di tahap ini.
  5. Segera lakukan tahap berikutnya yaitu periksa nadi pasien dengan menggunakan jari. Raba nadi yang ada di leher kanan atau kiri korban. Lakukan setidaknya 5 detik, bila tidak dirasakan ada nadi.
  6. Tahap berikutnya. Lakukan pompa jantung. Berlutut di samping korban, letakkan tangan di bagian tengah dada (di antara kedua puting) dengan posisi kedua tangan bertumpu. Tempatkan bagian pangkal telapak tangan di dinding dada, yaitu dengan prinsip push hard push fast, atau pompa dengan keras dan cepat lakukan pompa jantung dengan kecepatan 100-120 x/menit. Pompa jantung hingga 30 kali.

Menyangkut materi tersebut, menjadi bahan bagi prajurit Kodim Aceh Timur saat sosialisasi tentang langkah-langkah pertolongan pertama dan bantuan hidup dasar personel bagi prajurit.

Materi ini berikan pada prajurit Kodim Aceh Timur dan anggota Persit KCK di aula Serbaguna Makodim, Selasa 22 Juni 2021. Kegiatan ini diikuti 50 personel dari perwakilan Koramil jajaran.

Dandim Aceh Timur Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, mengatakan sosialisasi tentang penyakit jantung ini, sebagai salah satu upaya mempersiapkan langkah yang dapat dilakukan, apabila terjadi henti jantung mendadak pada seseorang, khususnya di jajaran Kodim Aceh Timur.

Dengan sosialisasi ini, nantinya prajurit dapat mengetahui kondisi masing-masing. Apalagi mayoritas personel di Kodim sudah berusia lanjut. Kegiatan ini adalah upaya untuk mendapatkan informasi terkait bantuan dasar hidup yang dapat mencegah hilangnya nyawa seseorang apabila terjadi henti jantung mendadak.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *