Penyuluh Agama Islam di Langsa Dibekali Wasbang

halaman7.com – Langsa: Keberadaan penyuluh agama Islam memiliki fungsi strategis dalam pembangunan bangsa.

Untuk melaksanakan fungsinya dengan baik. Penyuluh Agama harus memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang patut diteladani di masyarakat.

“Penyuluh agama Islam ini punya tugas mulia. Baik itu pendidikan formal maupun pendidikan informal kepada masyarakat guna menyiapkan generasi kita mendatang,” ujar Dandim Aceh Timur, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, saat mengisi materi kegiatan pembinaan penyuluhan agama Islam, tentang Pengarusutamaan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan yang digelar Kementerian Agama Kota Langsa, di aula Setdakot Langsa, Senin 1 November 2021.

Menurut Dandim, wawasan kebangsaan (Wasbang) sendiri merupakan suatu cara memandang kemampuan. Untuk memahami keberadaan jati dirinya sebagai suatu bangsa dan bertingkah laku sesuai falsafah hidup berbangsa dalam lingkungan internal dan lingkungan eksternal.

“Dengan memahami Wabang, para penyuluh agama dapat memberikan contoh keteladanan bagi kelompok masyarakatnya,” harap Dandim.

Selain itu, lanjut Dandim, penyuluh agama ini sebagai kelompok garda terdepan. Untuk menyampaikan informasi tentang apapun kepada masyarakat terutama persoalan keagamaan.

Jadi, pemberian pemahaman tentang Wasbang ini sangat penting. Karena masyarakat perlu mempunyai pemahaman dan disolidkan kembali. Untuk memahami tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Ini juga sebagai antisipasi dari sejak awal. Tidak boleh ada satupun penyuluh agama yang justru malah memberikan pemahaman yang tidak baik kepada masyarakat. Jadi disintegrasi nantinya,” ujarnya.

Pasalnya, apapun informasi-informasi dari penyuluh agama ini sangat diterima masyarakat. Rata-rata penyuluh ini sebagai tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kecenderungan informasi apapun yang diberikan akan diterima masyarakat.

“Para penyuluh juga dapat memegang teguh rasa toleransi antar umat beragama. Terlebih saat menemukan sesuatu di media sosial. Agar jangan dishare sebelum disaring terlebih dahulu. Karena itu bisa saja dapat memecah belah kerukunan yang ada di Kota Langsa khususnya,” pungkasnya.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *