Fantastis, Dua Tahun MMS Kumpulkan Dana Rp23,9 Miliar

halaman7.com – Banda Aceh: Luar Biasa dan hebat. Itu pantas kiranya diberikan kepada PT Lembaga Keuangan Mikro Syariah Mahirah Muamalah Syariah (LMKS MMS). Dimana, dalam waktu dua tahun Mahirah Muamalah berhasil menghimpun dana masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito sebesar Rp23,9 miliar.

Dirut Mahirah Muamalah, T Hanansyah mengatakan, lembaga keuangan yang mulai beroperasi sejak tanggal 2 Mei 2018 dengan realisasi pencapaian kinerja pada periode Desember 2019, Mahirah Muamalah berhasil menghimpun dana masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito sebesar Rp23,9 Miliar atau meningkat sebesar 434,84 persen, dibandingkan dengan realisasi periode 2018, yakni sebesar Rp4,4 Miliar.

Pembiayaan yang disalurkan kepada pengusaha kecil dan mikro pada Desember 2019 sebesar Rp10,048 Miliar, meningkat 424 persen dari periode 2018, yaitu sebesar Rp1,91 Miliar. Jumlah nasabah yang diberikan modal sebanyak 659 orang pada 2018 kini meningkat hingga 1.956 orang pada 2019, dengan rasio pembiayaan bermasalah sebesar 2,9 persen.

Perkembangan jumlah aset LKMS hingga Desember 2019 mencapai Rp26,6 Miliar atau meningkat sebesar 324 persen dibanding periode yang sama 2018 Rp6,2 Miliar. Perolehan laba sebelum pajak Desember 2019 meningkat 23 persen dari perolehan periode sebelumnya.

“Alhamdulillah, kami optimis tahun 2020 kami akan capai Break Even Point (BEP) ialah titik impas, dimana posisi jumlah pendapatan dan biaya sama atau seimbang, sehingga tidak terdapat keuntungan ataupun kerugian dalam suatu perusahaan LKMS Mahirah Muamalah yang hampir dua tahun telah menunjukkan tren positif pertumbuhan kinerja yang baik,” ujar Hanan dalam rapat pemegang saham, Minggu 23 Februari 2020.

Dikatakan LMKS MMS terus fokus pada masyarakat mikro menengah kebawah yang berpendapatan rendah sesuai program Pemerintah Kota Banda Aceh yang menjadikan Mahirah ini menjadi ujung tombak dalam pengentasan kemiskinan dan pengangguran serta memberantas rentenir.

Mendapat laporan sang sangat menggembirakan ini, Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT LMKS MMS langsung mengesahkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Direksi tahun 2019, dalam rapat yang diselenggarakan di Pendopo Walikota Banda Aceh di kawasan Blang Padang.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Bahagia selaku pemilik saham (minoritas), Direktur utama LKMS Mahirah Muamalah T Hanansyah, Direksi Mufied Alkamal, Komisaris Muhammad Daud SH dan Dr Ahmad Niza serta para pengurus lainnya. Pada rapat ini juga, Aminullah menyetujui hasil audit KAP M Danial SE Ak MM CPA CA tahun buku 2019 serta pengesahan rencana kerja 2020.

Dalam kesempatan ini, Aminullah mengapresiasi pencapaian kinerja Mahirah Muamalah selama satu tahun, yakni dalam buku 2018 sampai 2019. Lembaga keuangan milik Pemerintah Kota ini mendapatkan penilaian sehat dari Auditor Independen Kantor Akuntan Publik Muhammad Danial SE Ak MM CPA CA dan mendapat opini laporan hasil audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Syariah yang berlaku di Indonesia.

“Saya selaku PSP mengharapkan agar pihak manajemen Mahirah Muamalah menjalankan amanah dengan baik, mengelola risiko secara baik, dan tetap memegang prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan harapannya,” kata Aminullah Usman.[ril/red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *