Satres Narkoba Polresta Ringkus Pengedar dan Pemakai Sabu

halaman7.com – Banda Aceh: Belum sempat menikmati sabu seberat 0,63 gram yang baru dibeli TA (34 tahun) dari seorang pengedar di Banda Aceh, polisi terlebih dahulu menciduk lelaki warga Lueng Bata tersebut.

Kali ini, polisi tidak hanya mengamankan tersangka pemakai, namun dua orang yang diduga sebagai pengedar barang haram itu ikut digelandang ke Mapolresta Banda Aceh oleh Satres Narkoba.

Dari seorang pemakai dan dua pengedar sabu di Banda Aceh yang diringkus aparat kepolisian dari Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Banda Aceh, polisi mengamankan sabu seberat 0,63 gram.

Penangkapan para tersangka pengedar dan pemakain ini dilakukan ditempat yang berbeda di Kota  Banda Aceh pada, Kamis 4 Juni 2020 malam.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasatres Narkoba AKP Raja Aminuddin Harahap mengatakan penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya warga yang kerab mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

“Merespon informasi dari warga yang melaporkan terkait adanya pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika, kita kerahkan tim untuk mengecek kebenarannya dan ternyata benar,” ujar AKP Raja Aminuddin pada wartawan, Jumat 5 JUni 2020.

Dikatakan, penangkapan pertama dilakukan di kawasan Merduati Banda Aceh terhadap tersangka TA (34) warga Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh yang memiliki sabu seberat 0,63 gram.

“Sabu yang baru dibelinya itu disembunyikan di dalam saku celana tersangka dan saat baru turun dari sepeda motor miliknya, langsung kita ringkus,” ujar Kasatres Narkoba.

Dari pengakuan tersangka TA, sabu yang dikemas dalam plastik warna bening serta dibungkus rapi dengan tisu dibeli dari MU (33)  warga Kecamatan Banda Raya seharga Rp900 ribu di daerah Pasar Aceh.

Mendapat informasi itu, petugas langsung melakukan pengembangan dengan mengendus keberadaan MU. Tak butuih lama, akhirnya petugas berhasil meringkus MU yang sedang bersama HR (28) warga Kecamatan Meuraxa, di Jalan Tgk. Chik Pante Kulu, Banda Aceh.

Saat dilakukan pemeriksaan, lanjut AKP Raja, tersangka HR, mengakui bahwa sabu tersebut diperoleh dari SY yang juga warga Banda Aceh dan saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

AKP Raja mengatakan, ketiga tersangka tersebut dijerat Pasal 112 ayat (1) Jo pasal 114 ayat (1) dari UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara selama 12 tahun.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *