Korda-GMNI Aceh Minta DPRA Bentuk Tim Pansus Anggaran Berkode Appendix

halaman7.com – Banda Aceh: Kisrunya situasi politik di Provinsi Aceh, kini banyak dimanfaatkan pelbagai pihak untuk kepentingan pribadi. Sehingga membuat bingung masyarakat di provinsi yang dijuluki serambi mekah itu.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Daerah Gerakan  Mahasiswa Nasional Indonesia (Korda-GMNI) Provinsi Aceh, Lamsyahbudin, Senin 28 Juni 2021.

Lamsyahbudin mengatakan pihaknya akan terus mendukung upaya pemerintah Aceh. Untuk meneruskan niat baiknya seperti program multiyears yang akan mengeluarkan masyarakat Aceh dari keterisoliran.

“Kami sangat mendukung program-program Gubernur Aceh, seperti program Aceh Hebat dan Aceh Bereh. Kami nilai banyak manfaatnya untuk masyarakat Aceh itu sendiri,” katanya.

Kendati dalam perjalanan program pemerintah Aceh juga masih banyak kekurangan. Tentu sebagai insan yang terdidik harus berpartisipasi memberikan masukan. Sebagai solusi untuk keluar dari masalah yang saat ini sedang di hadapi pemerintah Aceh.

“Kehadiran KPK di Aceh juga harus kita sambut baik. Agar tata kelola pemerintahan terus mengarah pada clean goverment sehingga praktik korupsi bisa di tekan,” katanya.

Lamsyahbudin juga meminta kepada Lembaga DPRA untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) terkait paket anggaran dana siluman berkode appendix, yang diselundupkan kebeberapa SKPA, bernilai ratusan miliar itu.

DPRA harus membuat tim pansus. Agar nama lembaga tersebut tetap harum di mata masyarakat Aceh. Karena hal ini juga banyak diperbincangkan masyakat. Bahwa ada oknum anggota DPRA yang mengusulkan dana siluman berkode appendix (AP) ke Pemerintah Aceh.

Pihaknya juga menilai hal tersebut sangat penting untuk diungkap. Supaya tidak mencoreng Lembaga DPRA secara keseluruhan. Akibat ulah beberapa oknum yang ingin mendapatkan keuntungan secara pribadi. Dengan niat dan cara yang kotor serta melanggar aturan terkait penganggaran program kegiatan tersebut.[Sutris | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *