Pelaku Begal Payudara dan Sodomi Berlebaran Idul Adha di Penjara

halaman7.com – Banda Aceh: Dua pelaku  kejahatan asusila di Banda Aceh dan Aceh Besar ditangkap polisi. Mereka terpaksa berlebaran Idul Adha tahun ini di hotel prodeo alias penjara. Keduanya berhasil diciduk aparat kepolisian Polresta Banda Aceh, secara terpisah.

Dalam kasus begal payudara. Polisi menangkap ACH (37 tahun) seorang karyawan honorer. Pelaku melakukan aksinya begal payudara di Jalan Komplek Villa Citra, Gampong Pineung, Banda Aceh, Rabu 8 Juli 2021.

“Aksi tersangka dilakukan terhadap IN (24 tahun) seorang mahasiswi,” ujar Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, melalui Kasat Reskrim AKP M Ryan Citra Yudha, Sabtu 10 Juli 2021.

Serba Hitam

Kejadian yang menimpa korban, berawal saat IN sedang berjalan kaki menuju rumahnya bersama temannya sekitar jam 07.30 WIB. Tiba-tiba melintas sepeda motor yang seorang laki-laki serba hitam dan meresmas payudara korban.

“Korban saat melakukan aksinya menggunakan topi warna hitam. Masker warna hitam. Celana ponggol warna hitam dan jaket,” ujar AKP Ryan.

Dari laporan korban. Kanit PPA Satreskrim Polresta Banda Aceh Ipda Puti Rahmadiani, melakukan pemeriksaan terhadap korban. Mengumpulkan data-data sebagai bahan penyidikan.

Akhirnya pelaku berhasil ditangkap personel Unit PPA Satreskrim Polresta Banda Aceh, sekira pukul 12.30 WIB di Gampong Ilie, Banda Aceh. Pelaku dijerat dengan Pasal 46 Qanun Aceh No. 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Tersangka Sodomi

Sodomi Anak dibawah Umur

Sementara itu, HA alias Bang Him (48 tahun) warga salah satu gampong di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, juga ditangkap polisi. HA diduga melakukan sodomi terhadap anak di bawah umur dalam  sebuah rumah kosong.

Aksi bejat pelakukan dilampiaskan sebanyak tiga kali terhadap anak yang masih berusia 13 tahun.

Kasat Reskrim mengatakan kejadian pada Mei 2021 di sebuah rumah kosong di salah satu gampong dalam Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Di rumah ini terjadi sebanyak dua kali. Nafsu bejat sekali lagi dilakukan di samping kandang sapi.

Setelah mendapat laporan dari orang tua korban. Kanit PPA Ipda Puti Rahmadiani bersama personel PPA berhasil menangkap Bang Him di salah satu toko bangunan di kawasan Kecamatan Peukan Bada, Kamis 8 Juli 2021, siang.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 50 Jo 47 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat,” pungkas Kasat Reskrim AKP Ryan.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *