STIKes MNI Gelar Vaksinasi Covid-19

halaman7.com – Pidie: Dalam rangka percepatan vaksinasi di Kabupaten Pidie STIKes Medika Nurul Islam menggelar vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi ini bersinegri bersama Polres Pidie, Puskesmas. Digelar Gedung Serba Guna Kampus STIKes Medika Murul Islam, Senin 11 Oktober 2021.

Pelaksanaan vaksinasi ini bertujuan untuk menciptakan herd immunity. Sebagai upaya pengurangan resiko penyebaran wabah Covid-19 meskipun saat ini penyebaran wabah pandemi tersebut sudah mulai menurun. Namun masyarakat harus terus tetap menjaga Prokes agar wabah ini bisa diatasi. Hingga masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa ada pembatasan kegiatan sosial.

Ketua STIKes MNI, Ns Neila Fauzia, MMRS menjelaskan pelaksanaan vaksinasi bersinergi sebagai bagian dalam mendukung program-program pemerintah, dan juga bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi.

Ketua STIKes Ns Neila Fauzia, MMRS dalam keterangannya menyebutkan mahasiswa sangat antusias datang untuk vaksinasi. Ini sebuah kesadaran yang luar biasa, dan patut di apresiasi. Sehingga program percepatan vaksinasi di Pidie berjalan dengan baik. Tanpa ada masalah dan kendala.

Azhar Mualim MKep sebagai ketua pelaksana vaksinasi mengatakan kegiatan vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan STIKes Medika Nurul Islam terhadap program pemerintah terhadap percepatan vaksinasi.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini dan berterima kasih kepada pihak Polsek Pidie dan Puskesmas Pidie sebagai tim kolaborasi,” ujarnya.

Terima kasih juga kepada BEM STIKES MNI, Ormawa KSR UNIT STIKES MNI dan Ormawa Mapala Cempaga yang sudah membantu menyukseskan acara vaksinasi ini.

Animo mahasiswa luar biasa yang semula hanya menargetkan 30 mahasiswa. Namun jumlah mahasiswa yang melakukan vaksinasi sejumlah 108 orang.Diharap dengan adanya kegiatan ini bisa menciptakan herd immunity bagi seluruh mahasiwa STIKes. Sebagai bentuk persiapan menghadapi perkuliahan tatap muka nantinya

Kapolsek Pidie, Iptu Dody mewakili tim vaksinasi Puskesmas Pidie mengucapkan terima kasih kepada yayasan Payung Negeri Aceh Darussalam dan Pihak STIKes MNI. Dengan antusiasnya dukungan mahasiswa terhadap program vaksin.

Sebagaimana diketahui, Pidie adalah kabupaten yang paling sedikit melakukan vaksin. Tapi bentuk yang berbeda ditunjukkan tim STIKes MNI yang memiliki antusiasme luar biasa.

Selanjut Ketua STIKes MNI Ns Neila Fauzia MMRS mengimbau pada masyarakat Pidie, yang belum melakukan vaksinasi.

Vaksinasi ini sebagai bagian ikhtiar agar pandemi cepat berlalu. Aktivitas masyarakat kembali normal tanpa ada pembatasan kegiatan sosial. Dengan vaksinasi akan mempercepat herd immunity, meningkatkan imun tubuh, dan dapat mengurangi peyebaran Covid-19.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *