Modus OL-Shop, Pasangan ini Bawa Kabur Sepmor Pedagang

halaman7.com – Kuala Simpang: Modus di iming-imingi tawaran gabung OL-Shop, pasangan  remaja  Mina dan Rian sukses membawa lari satu unit sepeda motor Yamaha N-Max hitam milik Suni pedagang kopi di Kedai Kupi Aceh Raya kawasan  Jalan Aip KS Tubun Kota Kuala Simpang.

Korban kejahatan pasangan muda ini adalah Dian Syafira (15) salah satu Siswi SMPN 1 Kuala Simpang. Remaja SMP yang sehari-hari sepulang sekolah membantu ibunya jualan mie kocok di depan Kedai Kupi Aceh Raya, mengaku baru kenal Mina dan Rian sebulan lalu melalui Media Sosial Facebook.

“Sebulan lalu kak Mina chatting Fira di Facebook lalu ajak kenalan dan minta nomor Whats App. Ia mengaku tinggal di Dusun Merak Jingga Desa Kota Lintang Atas Kecamatan Kota, Kuala Simpang,” terang Fira, Senin 2 Maret 2020.

Lanjutnya, seminggu yang lalu pelaku Mina sekitar jam 17.00 Wib  mengajak Fira ketemu di Corner Coffe depan Kantor Bupati Aceh Tamiang. Saat berjumpa dan duduk di warung kopi itu, Fira dikenalkan dengan teman lelakinya yang mengaku bernama Rian dan mereka mengajak Fira bergabung dengan OL Shop yang sedang mereka jalani.

“Nanti kita jualan OL Shop, Fira gabung aja bantu-bantu jualan. Ngak usah mikirin modal, nanti kalau sudah berjalan Fira bisa kembalikan modalnya dari keuntungan yang sudah didapat,” ucap Fira menirukan bujukan Mina dan Ryan.

“Kita juga punya Komunitas N-Max dan Scoopy, biasanya buat acara seperti promosi barang gitu,” rayu keduanya lagi.

Pada Jumat 28 Februari 2020 nanti, lanjut Fira bercerita, akan diadakan acara bersama Komunitas di Grand Arya Hotel pukul 17.00 Wib yang akan dibuka Bupati Aceh Tamiang. Namun, syaratnya Fira harus bawa sepeda motor N-Max, kalau tak ada bisa disewa.

“Nanti uang sewanya kami yang bayarkan, ” lanjut kedua pelaku sebagaimana ditirukan Fira.

Tiba di hari “H”, korbam Fira pun menyewa sepeda motor N-Max milik Suni yang berdekatan jualan kupi dengan Ibu Fira yang jualan Mie Kocok.

Sempat mengambil uang sewa sebesar Rp300 ribu dari Rian yang menunggu di Cafe Malvinas I Desa Tanah Terban, Fira pun kembali ke Cafe tersebut setelah menyerahkan uang sewa kepada Suni.

Setibanya Fira kembali di Cafe tersebut, Rian pun meminjam N-Max bernomor Polisi BL 6125 tersebut dengan alasan mau menjemput Mina di rumahnya Gang Merak Jingga di Desa Kota Lintang.

Namun apa yang terjadi, setelah sekian lama menunggu, yang ditunggupun tak kunjung kembali dan tak ada kabar hingga hari ini, bahkan no telepon atau handphone  beserta Whats App yang biasa digunakan Rian dan Mina untuk berkomunikasi dengan Fira setelah pertemuan di Corner Coffe hari itu sudah tak aktif lagi.

Akhirnya Fira pun memberitahu Ibunya dan mengabarkan kepada Suni perihal N-Max yang dibawa lari. Menyadari sepeda motor N-Max nya sudah dibawa kabur, Suni pun mempermasalahkan  Fira beserta Ibunya untuk mengganti kerugian yang dialaminya, mencakup uang DP N-Max dan angsuran kredit selama tujuh bulan berjalan.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Aceh Tamiang, namun masih menunggu surat keterangan kredit dari Showroom N-Max yang berada di Kota Langsa.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *