Lawan Teror Covid-19, Atam Terkendala APD, Alat Test dan Anggaran

halaman7.com –  Aceh Tamiang: Bupati Aceh Tamiang Mursil mengungkapkan, Kabupaten Aceh Tamiang salah satu daerah di Aceh yang dinilai sangat beresiko dalam penularan Covid-19, karena wilayah yang berbatasan langsung dengan Sumatera Utara dan juga Selat Malaka.

Hanya saja, dalam menghadapi Covid-19 ini, Aceh Tamiang sangat keterbatasan anggaran dan perlengkapan khususnya Alat Pelindung Diri (APD) dan alat tes cepat (rapid test) serta kurangnya jumlah personel yang menjaga perbatasan.

Terutama pada penjagaan perbatasan wilayah laut yang menjadi pilihan TKI untuk kembali melalui jalur tradisional. Karena itu, dalam Mursil kembali meminta Pemerintah Aceh untuk mengirimkan personel-personel untuk berjaga di perbatasan Bumi Muda Sedia baik di jalur darat dan laut.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Mursil saat melakukan pertemuan dengan Pemerintah Aceh melalui Sekretaris Dinas Sosial serta Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Aceh di Ruang Rapat Bupati Aceh Tamiang, Selasa 21 April 2020.

Mursil juga sebutkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sangat membutuhkan Alat Pendeteksi Virus Covid-19 yaitu Rapid Test untuk memeriksa para TKI dari negeri jiran yang ditakutkan kepulangannya ke Tamiang membawa bibit penyakit tersebut, mengingat Malaysia masuk dalam wilayah Transmisi Covid-19.

Mursil menambahkan, rencananya Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang akan membuat tempat karantina kepada masyarakat yang datang dari daerah transmisi khususnya para TKI, untuk selanjutnya melaksanakan isolasi selama 14 hari ditempat tersebut.

Selanjutnya, Koordinator Mobilisasi Tim Gugus Tugas Aceh, Kepala Badan Kesbangpol Aceh Drs. Mahdi Efendi, mengatakan, Pemerintah Aceh langsung mengambil tindakan pasca kegiatan Video Conferensi beberapa waktu lalu kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

Tindakan yang dilakukan dengan memerintahkan seluruh Tim Gugus Tugas Aceh menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dan kemudian mengirimkan dengan segera Alat Pelindung Diri (APD) untuk Tenaga Medis yang merupakan perlengkapan penting dalam menangani Covid-19

Tampak hadir dalam kunjungan Kepala Dinas Perhubungan Aceh, unsur Dinas Kesehatan Aceh, dan Penasehat Gubernur, Jamaluddin Thaib, MA.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *