Viral.. Video Pesan Kapolda Aceh Berbahasa Aceh

Catatan: Iranda Novandi

KEMARIN jagat dunia maya di Aceh sempat disuguhkan sesuatu yang berbeda dari yang lain. Sontak para netizen di provinsi paling ujung barat pulau Sumatera Indonesia ini menyebarkan (share) video Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada berisi pesan berbahasa Aceh.

Masyarakat tau, bahwa Irjen Pol Wahyu Widada ini bukanlan berdarah Aceh, namun jiwa dan raganya meski baru dua bulan menjadi orang nomor 1 di jajaran Polda Aceh, seakan sudah menyatu.

Betapa tidak, mungkin Forkompimda Aceh yang selalu hadir dalam kesempatan pertama – bahkan mendahului plt gubernur selaku penguasa daerah – pascabencana besar di Aceh adalah Jenderal Bintang Dua Polri ini.

Buktinya, saat banjir bandang di Paya Tumpi, Aceh Tengah. Kurang lebih 24 jam pasca kejadian, Wahyu Widada sudah berada di daerah berhawa sejuk itu. Begitu juga saat gempa Sabang, Irjen Pol Wahyu hadir pertama sekali dari provinsi untuk memberikan bantuan masa panik.

Maka tak mengherankan, sosok Kapolda Irjen Pol Wahyu Widada mengundang simpati para nitizen di Aceh. Terlebih saat muncul video berdurasi 1,57 menit, dengan seketika menyebar luas di Aceh bahkan Indonesia hingga menjadi viral.

Apalagi pesan yang disampaikan itu dengan menggunakan Bahasa Aceh. Ini merupakan Kapolda Aceh yang pertama yang menggunakan kearifan lokal dalam berkomunikasi, meski sejatinya bukan orang Aceh asli.

“Mantap..mantap.. Jenderal yang memahami kearifan local. Ini satu-satunya Kapolda Aceh yang menonjolkan kearifan local dalam berkomunikasi,” komentar Dahlan ZA, seorang wartawan di Aceh Besar di WAG Wapena (Wartawan Peduli Bencana) Aceh yang dibentuk BNPB.

“Banyak budaya lokal yang bisa dijadikan tool media komunikasi.. mantap,” timpal Rita dari BNPB Pusat.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono, Kamis 11 Juni 2020 mengatakan, video itu motivasi untuk personel Polri di jajarannya. Dalam video itu, Kapolda menyampaikan rasa bangga pada personel Polri di jajarannya.

“Kalian semua adalah pejuang kemanusiaan di Aceh,” ujar Kapolda dalam Bahasa Aceh meskipun tidak fasis sekali.

Dikatakan Kapolda, perlu diketahui bahwa tugas kita semakin berat, tantangan kita semakin dalam. Oleh sebab itu, jaga selalu kesetiaan kita, jaga selalu kekompakan kita, jaga selalu kesehatan kita.

“Saya adalah orang yang pertama paling sedih, jika kalian terkena Covid-19, selalu gunakan masker,  jaga jarak serta ikuti anjuran pemerintah dan pimpinan kita,” ujar mantan Kapolda Gorontalo ini.

Kapolda juga berpesan jadilah contoh yang baik bagi masyarakat dan jangan jadi polisi yang menyakiti masyarakat. Diakhir pesanya, Kapolda menyampaikan, “Saya Irjen Pol Drs Wahyu Widada, Kapolda Aceh selaku pimpinan kalian akan selalu berada  bersama kalian”.

Nah.. jika ada yang masih penasan atau ada yang belum melihat video tersebut, silahkan tonton disini:

Facebook Comments
(Visited 194 times, 1 visits today)
280 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *