OPG Sasar Lansia di Subulussalam

halaman7.com Subulussalam: Aksi Cepat Tanggap (ACT) Subulussalam bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Subulussalam menyalurkan beras wakaf. Ini dilakukan pada Operasi Pangan Gratis (OPG) kepada warga di Desa Bangun Sari, Kecamatan Longkip, Kota Subulussalam, Selasa 10 Agustus 2021.

Program OPG ini merupakan gagasan gerakan wakaf yang dimotori ACT, ulama dan umat. Untuk membersamai umat menghadapi kondisi perekonomian yang semakin sulit.

Salah satu penerima manfaat Nenek Andun yang merupakan Lansia. Kesehariannya mengumpulkan berondolan sawit untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Penyaluran pangan yang dilakukan MRI Subulussalam disambut baik Nenek Andun di rumahnya.

Sebelumnya relawan MRI Subulussalam sudah melaksanakan kegiatan ini dengan nama program Sada Mok Sada Sapo. Berbagi nasi bungkus setiap Jumat yang merupakan rangkaian dari program OPG.

Jadi, ini ini bukan kegiatan pertama. Penyaluran beras wakaf ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah laksanakan selama ini. Kegiatan ini telah berjalan setiap minggunya di wilayah cabang Subulussalam. Yaitu Aceh Singkil, Aceh Selatan dan Subulussalam.

“Kebetulan hari ini momen Tahun Baru Islam. Kita mencoba masifkan gerakan-gerakan kedermawanan umat melalui kegiatan penyaluran beras wakaf,” ucap Kepala Cabang (Kacab) ACT Subulussalam, Akhi Munandar.

Indra Mudaris, Staf Program ACT Subulussalam mengatakan bersama ACT, Global Wakaf, Aceh Wakaf Corpora, MUI (MPU) dan Umat, akan terus berkolaborasi menghidupkan gerakan-gerakan wakaf untuk umat.

“Mari sama-sama kita saling bahu-membahu. Untuk kemaslahatan umat melalui saluran-saluran kepekaan dan kedermawanan kita bersama ACT,” tutup Kacab ACT Subulussalam.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *