Antrian BBM di Aceh, Akibat Dinas ESDM Lemah

ilustrasi

halaman7.com – Banda Aceh: Masalah antrian BBM sudah dua tahun ini terus terjadi di Aceh. Sempat reda sembentar, kini kambuh kembali.

Kondisi ini, menurut Akademisi Unaya, Usman Lamreueng, akibat lemahnya Dinas ESDM Aceh dalam melakukan pengawasan terhadap SPBU. Sehingga, Pertamina menghentikan pendistribusian BBM ke SPBU tersebut.

Kesimpulan awal itu diambil Usman, dari pernyataan Kepala Dinas ESDM Aceh sendiri sebagaimana dilansir media. Dimana, Kepala Dinas ESDM Aceh menyebutkan kelangkaan BBM subsidi jenis solar karena ada pembinaan SPBU oleh pertamina, sehingga pasokan terhenti.

“Kita pertanyakan kenapa ada pembinaan SPBU ini. Apakah Dinas ESDM luput dan lemah dalam pemgawasan? Apakah semua SPBU dalam pembinaan, sehingga pasokan BBM dibatasi,” Tanya Usman, Kamis 30 Nopember 2023, malam.

Dikatakan, Dinas ESDM Aceh sebagai lembaga pemerintah Aceh harus bertanggungjawab atas antrian BBM subsidi jenis solar ini. Dinas ESDM harus mencari solusi, agar stok BBM kembali lancar dan tidak hanya di Banda Aceh tapi juga di daerah kota/kabupaten selama ini harus antri isi BBM.

“Ini juga bagian menghambat pembangunan dan penguatan ekonomi rakyat, kendali BBM tak pernah tuntas selesai,” ujarnya.

Antrian BBM idak hanya terjadi di Kota Banda Aceh, tapi juga terjadi dibeberpa kota/kabupaten lainnya. Antrian panjang terjadi dipengisian BBM subsidi katagori solar. Quota BBM yang diperuntukkan untuk Aceh sudah sesuai dengan permintaan? Namun herannya, kok tetap tidak cukup stoknya.

“Sehingga menjadi keheranan kita sebagai masyarakat, apakah ada permainan dalam distribusi BBM subsidi solar, sehingga BBM subsidi jenis solar kosong di SPBU,” ujar Usman mempertanyakan.[ril | red 01]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.